KEUNGGULAN DARI PERMAINAN TRADISIONAL

Ditulis oleh AN. Ubaed

Sejujurnya, permainan tradisional lebih bisa memberikan jawaban atas kebutuhan anak. Cuma, gengsinya kurang, serunya kurang, di samping itu butuh ruang dan tentu saja tidak bisa dimainkan di dalam kamar dengan laptop ataugadget.Ini beda dengan game online atau permainan digital. Gengsinya dapet, bisa dimainkan di kamar, tanpa harus capek-capek, dan tidak perlu teman atau orang. Tapi, kalau dilihat dari kebutuhan fisik, mental, atau sosial anak,  permainan tradisional lebih menjanjikan.

Permainan tradisional menuntut gerakan fisik. Ini sangat bagus buat kesehatan, keseimbangan, dan perkembangan otak anak. Biasanya permainan tradisional itu dilakukan di alam terbuka yang membuat anak terkena sinar matahari dan angin alami.

Permainan tradisional mengajarkan nilai-nilai dengan cara praktek langsung.  Inilah cara belajar yang paling bagus untuk anak-anak. Mereka latihan memahami atau menghormati dengan cara langsung. Latihan bersabar dengan praktek, dan seterusnya.

Tidak hanya itu. Kalau dilihat dari latihan cara berpikir, permainan tradisional lebih bisa melatih anak untuk berpikir sesuai dengan realitas. Ini karena mereka langsung berinteraksi. Layar kaca mengajarkan cara berpikir yang instan, dengan klik.

Ini belum lagi kalau berbicara soal nilai-nilai atau filosofi di balik permainan itu. Entah didesain atau dicocok-cocokkan, namun hampir sebagian besar permainan tradisional yang populer itu dapat dipakai mengajarkan nilai kehidupan atau mengandung nilai–nilai itu.

Gasing dapat dipakai untuk mengajarkan kehidupan. Hidup harus seimbang agar bisa beraktivitas sampai lama, seimbang jasmani dan rohani, seimbang antara duniawi dan ukhrowi, dan seterusnya. Kalau tidak seimbang dan fokus pada Yang Satu, maka akan jatuh.

Permainan congklak juga dapat dipakai mengajarkan kesabaran, kecermatan dan ketelitian agar bisa menang. Bahkan ucapan hompimpa, menurut para penggiatnya, mengajarkan kesadaran ber-Tuhan, yang berarti kita akan kembali kepada-Nya.

Permainan petak umpet juga sangat bagus dipakai untuk mengajarkan keteguhan dalam memedomani ajaran hidup, yaitu nilai-nilai ke-Tuhanan, seperi kejujuran, kebaikan, dan seterusnya.

Layang-layang juga bagus untuk mengajarkan anak tentang realitas kehidupan. Orang bisa naik derajatnya itu bukan dengan menghindari tantangan (angin) tapi dengan melawannya.

Permainan gobak sodor juga bagus dipakai mengajarkan nilai-nilai seperti pentingnya kreatif dalam meraih maksud meski harus menghadapi banyak rintangan dan hambatan.

Dengan keunggulan dan nilai-nilai kearifan yang ada di dalamnya, idealnya kita perlu mengajak anak-anak untuk mengalami. Kalau tidak bisa mengalaminya dengan  sempurna, minimalnya tidak kita tinggalkan semuanya.

Semoga bisa kita jalankan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s